Page

Kamis, 01 Mei 2014

Flashback Hongkong Trip Tahun lalu

hi all

kali ini saya akan berbagi pengalaman perjalanan sebelumnya ke hongkong macau trip adapun ini merupakan sharing pengalaman trip yg merupakan pengalaman petualangan yang cukup menarik untuk disimak... yaa.. begitulah bro&sis... kalo liburan cuma modal nekat ja.. walaupun ngak tau jalan haa haa haa ...tetapi sebagai saran saat ini sudah banyak blog-blog.. yang memberikan tips-tips.. perjalanan... dan zaman sekarang susah era teknologi digital... so informasi cuma sebatas layar sentuh ja.. browsing di google... mau cari apa aja tinggal di klik... apalagi da ada peta google map.. haa ha ha.. so sangat membantu tentunya... haa haa...

Now everyone can fly


perjalanan kali... masih menggunakan bandara yg lama... POLONIA (MES) yaitu bandara kota medan tercinta zaman dulu sekarang sudah berganti ke Kualanamu (KNIA) adapun ceritanya... Nama Polonia berasal dari nama negara asal para pembangunnya, Polandia(Polonia merupakan nama "Polandia" dalam Bahasa Latin). Sebelum menjadi bandar udara, kawasan tersebut merupakan lahan perkebunan milik orang Polandia bernama Michalski. Tahun 1872 dia mendapat konsesi dari Pemerintah Belanda untuk membuka perkebunan tembakau di Pesisir Timur Sumatera tepatnya daerah Medan. Kemudian dia menamakan daerah itu dengan namaPolonia, yang saat itu belum merdeka. lebih jelasnya bro& sis boleh cek di http://id.wikipedia.org/wiki/Pangkalan_Udara_Soewondo so kita mulai perjalan dari sini... tentunya dengan penerbangan murah... lagi lagi ya Airasia.. haa haa haaa....

Perjalanan ke Hongkong dimulai dengan penerbangan transit ke kualalumpur selama 1 jam.. perjalanan udara... dan tiba dimalaysia.. kita menunggu pesawat yg bertolak dari malaysia ke hongkong ya sekitar 4 jam di bandara kualalumpur... dan kemudian berangkat ke hongkong.. adapun sebagai informasi bro&sis boleh menggunakan jalur transit yg ada di LCCT yaitu bro&sis boleh langsung keruang tunggu bandara,,,so ngak perlu cap imigrasi lagi dimalaysia... kecuali bro&sis ada bagasi dan kodebooking terpisah... so.. airasia tidak akan menghandle baggage kita.. harus urus sendiri... karena kode booking terpisah... so... sistem tidak mengenali kalo bagasi kita menuju ke HK.. maklum kalo mau dapat tiket murah kan kadang ngak bisa langsung pilih yang connecting dr sistem... hee hee hee... selanjutnya,,,

Hongkong

Sampaiiii..dech... di HKIA (Hongkong International Airport), di sini banyak pilihan transportasi menuju ke kota Hongkong... tapi lebih baik disarankan menggunakan MRT (mass rapit transport) nya dari bandara ke pusat kota... bebas macet dan cuma ditemput dengan 30 menit da sampai... so tentunya bro a&sis disarankan menggunakan octopuscard (seperti EZ link Singapore) adapun Octopus card ini merupakan kartu cashlessnya org hongkong.. bisa digunakan untuk naek MRT beli barang di K-store atau 7 eleven dan banyak counter yg menerima pembayaran menggunakan Octopus card ini... lebih jelasnya bro&sis bisa cek di http://www.octopus.com.hk/home/en/index.html ok...

Pemandangan dari hotel ibis
so singkat cerita sampai dech di kota hongkong.... check in dulu donk dihotel... haa haa haa.... kebetulan kita sampai di HK da jam.7 malam.. so saatnya nya istirahat.. kita menginap di hotel ibis di daerah causewaybay... adapun daerah ini merupakan pulau kecil diluar kota hongkong,, yg merupakan tempat" wisata... dekat dengan berbagai lokasi wisata... seperti tsim sha sui.. avenue of the star dan lain-lain.....so.... disarankan naik star ferry buat nyebrang antar pulau krn pemandangannya apikk haa haaa tapi bagi yg suka mabok lauttt siapin dah minyak angin dan kantong muntah.. maklum ferrynya da lumayan lama...ditambah ombak yang kadang lumayan.. goyang" dach.. haa haa ha...but enjoy.... cek hotel di http://www.agoda.com

Pemandangan dari Star Ferry


Day 1 Ocean Park Hongkong

Oceanpark Hongkong merupakan taman bermain di Hongkong yang paling besar di asia.. wajib dikunjungi kalo menuju HK.. karena banyak permainan dan lebih luas dari disneyland HK.
Jalan-jalan di Hong Kong memang menyenangkan, banyak hal yang menarik yang bisa kita temui sepanjang jalan. Selepas berfoto-foto ria di Golden Bauhinia Square, kita melanjutkan perjalanan menuju Ocean Park. Berjalan kaki 10-15 menit menuju Wan Chai MTR Station, stasion tujuan kita adalah Admiralty. Kenapa? Karena disitulah terdapat bus yang akan langsung mengantar kita ke Ocean Park. Ocean Park adalah taman hiburan besar di Hong Kong, selain Disneyland. Hampir mirip dengan Ancol, Ocean Park juga mengusung tema Laut. Perbedaannya adalah semua atraksi, wahana dan hiburan lainnya disini dijadikan satu dengan satu pintu masuk. Kalo di Ancol: Dufan, Sea World, Gelanggang Samudera dan lainnya merupakan tempat yang terpisah-pisah, dengan tiket yang terpisah juga.
Pintu Masuk Ocean Park Hongkong


Halaman Pintu Masuk


Lagu sambutan pengunjung hawaaiii

Ocean aquarium


taman lumba-lumba


gondola ke area theme park


ocean themepark


bird show


pemandangan dari gondola

Day 2 Disneyland Hongkong

Bagaimana Cara menuju Hongkong Disneyland? Pertama adalah Anda harus naik MTR Tung Chung line (warna Orange) hingga stasiun Sunny Bay. Perjalanan MTR jika dari Tsim Tsa Tsui memakan waktu sekitar 30 menit karena harus ganti jalur merah ke kuning di Lai King. Sampai di Sunny Bay kita harus ganti kereta khusus jurusan Disneyland. Keretanya akan sangat mudah dikenal karena dari desain jendela hingga interior kursi dan pegangan tangan semua berupa ciri khas Disney yaitu kepala Mickey. Tiba di stasiun Disneyland Resort yang di-design apik, kita cukup ikuti keramaian yang ada menuju ke pintu gerbang Disneyland. Tiba di loket penjualan, Anda perlu beli tiket masuk seharga HKD 295 450 untuk dewasa dan HKD 210 320 untuk anak-anak. Harga ini berlaku untuk non-peak. Tiket bisa dibeli dengan kartu kredit. Selain itu beberapa 7-Eleven di kota juga menjual tiket Disneyland, kadang bahkan dapat bonus payung kalau beli di situ.
Pintu masuk disneyland
It's a Small world 
Pesta kembang api menandai penutupan disney




Untuk melewati pintu masuk pemeriksaan karcis, selain memeriksa karcis petugas juga akan meminta anda mengeluarkan isi tas. Bukan untuk mencari bom, tetapi mencari makanan. Yah, demi kebersihan di dalam Disneyland dan semua wahananya pengunjung dilarang membawa makanan (kue, mie, dkk). Selain itu hal ini untuk ‘memaksa’ pengunjung makan siang dan malam di restoran dalam Disneyland (yang tentu saja cukup mahal).
Desain taman dan wahana hampir sama seperti Euro Disney walaupun taman bermain di Hong kong ini ukurannya lebih kecil. Jika tidak terlalu ramai, begitu masuk pintu utama jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto bersama Mickey & Minnie Mouse, Donald Duck, Woody & Jessy, dan Winnie the Pooh. Foto-foto ini paling menghabiskan waktu karena rata-rata untuk satu tokoh perlu antri 10-60 menit.
Secara teori, kita tidak mungkin habis menjelajah dan menikmati seluruh wahana dalam satu hari. Pasti ada yang harus dilewatkan atau di-skip. Jadi sebaiknya tentukan dulu atraksi apa saja yang ingin Anda ikuti. Juga beberapa wahana punya fasilitas fastpass, ibaratnya kita booking slot untuk datang di jam yang ditentukan, lebih hemat waktu antrian.
Untuk anak-anak, wahana yang disarankan: wahana It’s a small word (kayak istana boneka), Astro Blaster (tembak-tembakan dari kursi), Golden Mickey, danLion king. Perhatikan jam tayang The Golden Mickey (show tarian sambil bernyanyi) karena antrian biasa cukup lama.
Lalu malam hari (biasa jam 8pm) ada firework ala Disneyland di depan castle, so don’t miss the show karena ini adalah acara yang ditunggu-tunggu semua orang. Tips: 30 menit sebelum acara sebaiknya Anda mencari spot terbaik untuk menonton pertunjukan kembang api itu. Siapkan tripod dan baterai cukup supaya dapat shooting dan mengambil gambar yang tajam dari kamera.
Berakhirnya kembang api berarti taman ini sudah tutup. Tidak ada lagi wahana yang bisa Anda masuk selain jalan pulang. Tapi bagi yang masih belum puas masih bisa masuk ke toko-toko souvernir untuk membeli oleh-oleh khas Disney (yah pasti mahal yah).
Day 3 Victoria Peak 
Daftar Perjalanan Hari ini:
  • Victoria Peak
  • Madame Tussauds
Hari ini saya dan istri menjelajah daerah Hong Kong Island. Jika Anda sering melihat film Hong Kong yang menampilkan gedung pencakar langit di HK, mestinya itulah gambaran Hong Kong Island. Berbeda dengan daerah Kowloon yang ‘agak semrawut’ karena orang luar biasa banyak, Hong Kong Island ‘terlihat’ lebih modern dan rapi dengan gedung-gedung berarsitektur.
Untuk menuju Hong Kong Island dari Kowloon TST, kami menggunakan kapal Star Ferry. Sebenarnya ada cara yang praktis tapi sedikit mahal yaitu menggunakan subway / MTR, tapi sebagai turis jangan lewatkan kesempatan naik kapal ferry seharga HKD 1.70 menyeberangi laut selama lebih kurang 20 menit ini, sekaligus mendapatkan pemandangan gedung-gedung tinggi.
Dengan menggunakan ferry, kita tiba di pier Central. Jalan kaki menyusuri jembatan penyeberangan (yang lumayan panjang) kita masuk ke gedung stasiun Central. Gedung ini luar biasa besar, berupa titik temu 3 jalur MTR ditambah mall dan gedung perkantoran IFC.
Mumpung lagi di IFC Mall, kalau lapar coba datangi Tim Ho Wan, dim sum restoran yang enak tapi harus sabar antriannya panjang.
Star Ferry
Sebelum naik ke Victoria Peak, kami mencoba jalan-jalan dulu di daerah Central dan Causeway Bay. Pertama menggunakan MTR dari Central menuju Causeway Bay Station. Begitu keluar dari stasiun dan keluar dari eskalator kita langsung disambut dengan aroma belanja. Ya, SOGO department Store berada di atas stasiun Causeway Bay. Bisa dibilang saya tidak tertarik dengan SOGO di Hong Kong, tidak mewah-mewah amat dibanding SOGO di Jakarta (ya memang di Jakarta saja kita merasa SOGO itu mewah padahal sebenarnya cuma department store biasa). Keluar dari gedung SOGO kita juga disambut dunia belanja ala window dressing. Sepanjang kita melihat jalan raya, berarti kanan kirinya terdapat toko yang menjual aneka rupa barang.
Nah, dari sini kami coba naik tram. Tram adalah salah satu moda transportasi tertua di HK, dengan mudah kita menemukan jalur tram di wilayah HK Island. Ticketnya cuma HKD 2.30 (per 2014) sekali naik tidak peduli jaraknya. Dan ingat, naik tram harus lewat pintu belakang karena pintu depan adalah untuk keluar. Jalur tram hanya ada beberapa dibedakan dengan warna (bukan nomor tram), dan mencakup sebagian besar HK Island yang berpenghuni. Bisa dibilang tram adalah transportasi paling murah untuk melihat-lihat daerah Central dan HK Island, kita bisa menuju ke Northpoint, Admiralty, bahkan Victoria Park (tempat pahlawan devisa Indonesia biasa berkumpul di hari minggu).
Puas naik tram konvensional, kami kembali menuju Central. Sekarang tujuan kami adalah menuju Victoria Peak. Untuk ke tempat ini, kita harus naik tram khusus yang namanya Peak Tram. Keluar stasiun Central kita cukup mengikuti petunjuk “Peak Tram”. Jarak stasiun tram ini dari stasiun Central lumayan jauh (utk ukuran kita), jalan kaki perlu setidaknya 15 menit karena jalannya menanjak.
Victoria Peak
Peak Tram adalah tram khusus yang jalan di jalur menanjak hingga 50 derajat kemiringan. Jalur tram ini sudah dipakai sejak 1888 dan masih awet dan bagus. Harga tiket pulang pergi adalah HKD 33 per orang, jika Anda sekalian ingin masuk ke dalam Madame Tussauds wax museum, terdapat paket combo tram + museum (HKD 170) yang lebih murah. Ada juga paket combo tram + sky terrace, yang menurut saya tidak terlalu mantap, jadi ignore saja paket sky terrace ini.
Jika biasa di dalam kereta umumnya kita dapat duduk hadap-hadapan, peak tram tidak memungkinkan karena bakal terjungkal. Semua harus duduk menghadap ke atas. Tram ini posisi stasionernya pun sudah miring, sehingga untuk mencari tempat duduk kita perlu berjuang ekstra keras.
Perjalanan dengan tram ini cukup mendebarkan, dengan tenaga mesin yang kuat mengangkut puluhan penumpang menanjak dengan kecepatan hingga 40km/j. Perjalanan memakan waktu sekitar 10 menit untuk mencapai Victoria Peak. Stasiun di tebing ini telah disulap menjadi ‘tempat resmi’ melihat Hong Kong dari atas. Tempat ini berbentuk mirip cawan, terdapat puluhan toko menjual cinderamata dan restoran juga.
Pemandangan Victoria Peak malam hari
Pemandangan dari tempat setinggi ini memang sangat indah, terlebih jika hari menjelang malam. Lampu gedung yang berpendar terang membuat Hong Kong pantas mendapat julukan Mutiara dari Timur.
Museum lilin Madame Tussauds juga terletak di dalam bangunan berbentuk cawan, di mana Anda bisa berfoto dengan ratusan tokoh dunia, terlebih selebritis Hong Kong. Koleksi patung lilin seperti Jay Chou, Andy Lau, Lesley Cheung, hingga Twins dan Cecillia Cheung adalah pajangan exclusive di sini. Tokoh dunia lain bisa dibilang sama seperti pajangan Madame Tussauds di London.
Day 4 Tsim Sha Tsui
Tsim Sha Tsui merupakan salah satu daerah pusat perbelanjaan teramai di Hong Kong. Tidak hanya menjadi favorit bagi para wisatawan, tetapi juga warga lokal. Banyak shopping mall yang tersebar di daerah tersebut, diantaranya Miramar Shopping Centre, The One, K11 Art Mall, Silvercord dan banyak lagi. Sepanjang jalan utamanya juga berjajar toko-toko perhiasan, kamera, toko jam tangan, seakan menambah daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk berbelanja dan menghabiskan dolar Hong Kong mereka.
Tentu Anda juga mencari pilihan tempat makan saat wisata ke Tsim Sha Tsui, Hong Kong, di sela-sela kesibukan berbelanja di daerah ini. Mulai dari restoran fastfood seperti Mc Donald's atau Cafe de Coral memiliki cabang disini. Tapi jika ingin mencoba yang lainnya, berikut adalah beberapa restoran atau tempat makan yang bisa Anda pilih, sesuai dengan selera.
Sogo

Bro & sis juga boleh berkunjung ke avenue of the star, disini artis-artis hk menampakkan kakinya alias hollywood versi HK

Tapak tangan artis HK


Patung Bruce lee
Hollywood HK


HK Skyline Malam Hari
demikianlah sharing pengalaman perjalanan semala di HK... bersambung untuk perjalanan ke macaunya,.,.. hee hee hee 







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...