Page

Sabtu, 21 Mei 2011

Perubahan Iklim Ancam Gletser Tibet



Gletser di Qinghai China, Dataran Tinggi Tibet perlahan menghilang akibat dari perubahan iklim. Menurut media pemerintah China, pencairan sudah melebihi 100 mil persegi.

Liu Faming telah bekerja di stasiun pengamatan ekosistem dataran tinggi Gunung Gongga selama 15 tahun. Pekerjaannya sehari-hari adalah mengumpulkan data mengenai suhu, kelembaban, kekuatan angin, curah hujan dan panas bumi.


[Liu Faming, Stasiun Pengamatan Ekosistem Gunung Gongga]:
"Suhu udara meningkat naik dalam beberapa tahun terakhir menjadi semakin hangat. Dulu di pegunungan sangat dingin, namun tidak sekarang. Gletser sedang mencair."

Gunung Gongga terletak setinggi 25 ribu meter di atas permukaan laut, sementara Gletser Hailuogou, yang terbesar di gunung, telah menjadi tujuan wisata yang laris. Kereta gantung dapat membawa turis untuk melihat runtuhnya es per hari, namun bagi penduduk lokal seperti Wang Jun, keindahannya telah berubah sejalan dengan waktu.

[Wang Jun, Penduduk]:
"Gletser yang berbentuk seperti gerbang kota telah hilang, mereka mencair perlahan setiap hari. Cuaca telah berubah banyak. Suhu tidak terlalu berubah sepanjang tahun, tetapi pada musim dingin, suhu tidak dingin. Dulu ada banyak es pada musim dingin, tapi tidak sekarang.

Para ilmuwan dari China Institute of Sciences mengatakan, gletser Hailuogou telah menyusut sekitar 20 meter setiap tahun sejak 1990, dengan kecepatan yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

China telah menyusul Amerika sebagai penghasil emisi terbesar dunia yang menghasilkan gas rumah kaca. Sebuah laporan iklim PBB yang dirilis pada tahun 2007 menyarankan pentingnya tindakan nyata dari China dan negara-negara lain, dengan kemungkinan gletser Himalaya menghilang pada tahun 2035 atau bahkan lebih awal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...