Page

Sabtu, 14 Mei 2011

Hari raya Waisak atau Waisaka 15 Mei 2011

Hari raya Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Buddha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. Nama ini diambil dari bahasa Pali "Wesakha", yang pada gilirannya juga terkait dengan "Waishakha" dari bahasa Sanskerta.[1] Di beberapa tempat disebut juga sebagai "hari Buddha".

Dirayakan dalam bulan Mei pada waktu terang bulan (purnama sidhi) untuk memperingati 3 (tiga) peristiwa penting, yaitu :
Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini di tahun 623 S.M.,
Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun di tahun 588 S.M.
Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara pada usia 80 tahun di tahun 543 S.M.
Tiga peristiwa ini dinamakan "Trisuci Waisak". Keputusan merayakan Trisuci ini dinyatakan dalam persidangan pertama Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists - WFB) di Sri Lanka pada tahun 1950. Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama di bulan Mei.

Waisak sendiri adalah nama salah satu bulan dalam penanggalan India Kuna.

Dalam tradisi penganut Buddha Mahayana, hari ini berasal dari nama Sansekertanya, वैशाख (Vaiśākha). Hari ini dikenal dengan nama Vesak atau Wesak (衛塞節).

Waisak juga dikenal dengan :
बुद्ध पुर्णिमा/বুদ্ধ পূর্ণিমা Buddha Purnima atau बुद्ध जयंती/বুদ্ধ জয়ন্তী Buddha Jayanti in India, Bangladesh dan Nepal
花祭 (Hanamatsuri) di Jepang,
석가 탄신일 Seokka Tanshin-il (Hanja: 釋迦誕身日) di Korea,
佛誕 (Mandarin: Fódàn, Kantonis: Fātdàahn) di komunitas berbahasa Cina,
Phật Đản di Vietnam,
ས་ག་ཟླ་བ། Saga Dawa (sa ga zla ba) di Tibet,
វិសាខបូជា Visak Bochéa di Khmer,
วันวิสาขบูชา Visakah Puja (atau Visakha Bucha) di Thai,
ကဆုန်လပြည့်ဗုဒ္ဓနေ့ (Kasone la-pyae Boda nei), lit. "Full Moon Day of Kason," the second month of the traditional Burmese calendar,
ວິຊຂບູຊ Vixakha Bouxa di Lao,
වෙසක් පසළොස්වක පෝය Vesak (Wesak) di Sri Lanka dan Malaysia.

Perayaan Hari Waisak di Indonesia mengikuti keputusan WFB. Secara tradisional dipusatkan secara nasional di komplek Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Rangkaian perayaan Waisak nasional secara pokok adalah sebagai berikut:[2]
Pengambilan air berkat dari mata air (umbul) Jumprit di Kabupaten Temanggung dan penyalaan obor menggunakan sumber api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan.
Ritual "Pindatapa", suatu ritual pemberian bahan makanan kepada para biksu oleh masyarakat (umat) untuk mengingatkan bahwa para biksu mengabdikan hidupnya hanya untuk berpuja bakti tanpa melakukan mata pencaharian.
Semadi pada detik-detik puncak bulan purnama. Penentuan bulan purnama ini adalah berdasarkan perhitungan falak, sehingga puncak purnama dapat terjadi pada siang hari.

Selain tiga upacara pokok tadi dilakukan pula pradaksina, pawai, serta acara kesenian.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...