Page

Jumat, 22 April 2011

HSBC Premier Permudah Nasabah Gapai Ilmu di Luar Negeri

Mahalnya biaya pendidikan di dalam negeri saat ini, membuat sebagian masyarakat kalangan atas semakin mantap untuk memutuskan anaknya bersekolah di luar negeri.

SAMA-sama mahal biayanya, dan bila sekolah ke luar negeri anak dapat tambahan keterampilan berbahasa asing sekaligus mandiri, begitu alasan para orang tua. Lembaga-lembaga pendidikan asing pun berlomba-lomba menawarkan layanan sekolahnya, tidak hanya sekolah dari negeri jiran, seperti di Malaysia dan Singapura, sejumlah sekolah dari Jerman, Swiss, China, Malaysia, dan Selandia Baru pun ikut memadati pameran-pameran pendidikan yang kerap di gelar di sejumlah kota besar di Indonesia.


"Ada kecenderungan jumlah orang Indonesia yang belajar ke luar negeri terus meningkat. Setiap pameran pendidikan selalu dipenuhi pengunjung yang berminat mencari informasi studi ke luar negeri," ujar Harianto, ketua panitia sebuah pameran pendidikan luar negeri, di Jakarta, beberapa waktu lalu.Pendidikan memang tidak mengenal resesi. Minat masyarakat untuk masuk ke sekolah dan universitas terus meningkat, begitu pula yang ingin belajar ke luar negeri.

Survei HSBC pun menunjukkan hal yang sama. Didukung data yang akurat akan kebutuhan pendidikan di luar negeri yang semakin meningkat, saat ini lebih dari 50 ribu orang Indonesia bersekolah ke luar negeri setiap tahun. Berdasarkan hal itu serta didukung jaringan internasional di lebih dari 85 negara, HSBC memperkenalkan paket Global Education bagi nasabah HSBC Premier. HSBC Premier adalah layanan perbankan dan wealth management tanpa batas untuk segmen perorangan premium.

"Layanan tanpa batas ini maksudnya adalah tidak dibatasi secara geografis. Di negara mana pun seorang nasabah Premier Indonesia berada, mereka akan dikenal dandilayani dengan kualitas sebaik di Indonesia. Beragam kesempatan investasidan privileges juga dapat mereka nikmati di manapun mereka berada," ujar Marketing Director HSBC Indonesia Wawan Salum. Wawan menambahkan bahwa untuk meningkatkan kualitas layanan, HSBC Premier menyediakan layanan Global Education ini, yang akan memberikan kemudahan bagi para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Layanan tersebut mulai dari membantu mengurus persiapan sebelum keberangkatannya, sampai dengan menyediakan fasilitas perlindungan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan anak selama menuntut ilmu di luar negeri.

Proses persiapan sekolah ke luar negeri menjadi sangat kompleks karena mencakup banyak hal, seperti mencari informasi sekolah dan jurusan yang dituju, aplikasi visa, pengurusan tempat tinggal, persiapan urusan finansial dan lain-lain. Dengan layanan Global Education, nasabah HSBC Premier tinggal menginformasikan kapan akan menyekolahkan anaknya ke luar negeri. HSBC akan membantu mengurus segala keperluannya.

Layanan Global Education didukung tiga layanan utama. Pertama adalah penyediaan informasi dan konsultasi gratis mengenai segala hal yang berkaitan dengan pendidikan ke luar negeri, seperti bantuan aplikasi visa, pengurusan sekolah dan tempat tinggal serta layanan penerjemahan dan pengiriman dokumen pendaftaran sekolah. Untuk layanan itu, pihak HSBC Premier menggandeng Ikatan Konsultan Pendidikan Internasional Indonesia (1KPII).

Layanan kedua, penyediaan rekening pendidikan internasional, lengkap dengan kartu kredit, kartu debet, dan internet banking yang sudah aktif dan bisa digunakan, bahkan sebelum hari keberangkatan sang anak. "Aspek keuangan terjamin dengan dukungan HSBC Premier sebagai financial partner," kata Wawan.Ketiga, HSBC Premier menyediakan fitur Global Safety Net. Tujuan fitur ini adalah menyediakan dukungan keuangan yang berhubungan dengan kejadian darurat seperti kehilangan dompet. Anak nasabah HSBC Premier yang bersekolah di luar negeri bisa datang ke kantor HSBC Premier di negara tempat dia bersekolah, dan mendapatkan dana darurat sampai US$2,000 dan penggantian kartu kredit dalam 24 jam.

Selain itu, masih ada fitur-fitur lain dari HSBC Premier yang akan memudahkan para orang tua dan anaknya, seperti Global Transfer. Fitur tersebut disediakan untuk mengirim dana dari rekening orang tua di Indonesia ke rekening anak di luar negeri. "Pengiriman uang dapat dilakukan secara real time dan tanpa biaya maupun batas bulanan," papar Wawan.Selain itu, masih ada fitur pendukung yang sangat penting, yaitu Global View. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk memantau keuangan anak di luar negeri. Meski rekening orang tua masih menggunakan nomor rekening di Indonesia dan anak menggunakan rekening di negara tempatnya bersekolah.

Dengan layanan Global View, orang tua dapat memantau semua rekening HSBC Premiemya hanya dalam satu tampilan layar menggunakan internet banking. Keuangan anak juga bisa dipantau dengan cara menghubungi relationship manager yang didedikasikan khusus untuk orang tua dan anak. Akses global di lebih dari 24 ribu ATM HSBC dan lebih dari 1 juta ATM Cyrus Plus di seluruh dunia juga memudahkan anak ketika bertransaksi di luar negeri.Wawan berharap layanan Global Education menjadi pilihan utama bagi orang tua yang menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan terbaik di luar negeri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...