Page

Jumat, 18 Maret 2011

Dampak Nuklir Jepang Masih Gerus IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini dipredikisikan masih akan berada pada zona merah karena masih dibayangi sentimen negatif dari dampak meledaknya pembangkit tenaga listrik nuklir di Jepang beberapa waktu lalu.

"IHSG kali ini akan berada pada kisaran 3.456-3.522," ungkap analis pasar modal Bumiputra Capital, Ridwan Novayanto, Jumat (18/3/2011).

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan karena adanya ancaman pemulihan nuklir, lalu Amerika Serikat (AS) dan Eropa memperkirakan akan adanya bencana tambahan yakni berupa radiasi dampak dari nuklir.

"Sehingga hal ini memicu para investor untuk menurunkan nilai portofolionya untuk meredam risiko atau dampak yang akan disebabkan oleh radiasi dari nuklir tersebut," tandasnya.

Maka dari itu, dia mengingkatkan untuk memperhatikan saham-saham di sektor perdagangan, komoditas, dan pertambangan yang diprediksi menguat.

Adapun saham-saham tersebut antara lain, PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Seperti diketahui, IHSG, pada akhir perdagangan Kamis sore ditutup melemah 47,18 poin atau 1,3 persen menjadi 3.484,3. LQ45 turun 9,71 poin atau 1,5 persen menjadi 719,58 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,18 poin atau 1,6 persen menjadi 489,75.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...